Friday, 17 January 2014

NetStumbler

Cara Install NetStumbler
Wacana mereka, bahwa Ilmu instalasi yaitu hanya next, next, dan next, itu sangat benar, namun ata punya cara yang sehingga nantinya membuat para pemula tidak kebingungan jika berhadapan dengan Cara menginstall sebuah sofwere, meskipun pada akhirnya hanya next, next, dan next, akan tetapi bagi mereka yang masih pemula belajar Install sofwere, cara ini sangat lah jitu. . . hheheheheeheheh

 





Netstumbler adalah sebuah software yang berfungsi untuk mendeteksi sinyal wifi yang tersedia dalam suatu jaringan LAN, sehingga hanya dapat bekerja pada laptop, netbook, notebook ataupun PC yang mempunyai wireless device saja. Kapabilitas software ini dapat mendeteksi sinyal wifi lebih baik yakni dalam jangkauan yang lebih jauh dari pada memakai device wireless standar. Software ini dapat bekerja pada jaringan wireless 802.11a 802.11b dan 802.11g.

Untuk instalasinya, langsung saja baca step-by-step dibawah ini:
  1. Pertama Kali Download Terlebih dahulu Softwerenya
  2. Double klik pada sofwere tersebut.
  3. Klik tombol I Agree
         
  1. Select the type of install, centang aja wes semua lalu klik Next
  1. Pilih tempat diama hasil install akan di tempatkan, dan biasanya di arahkan ke Drive C: lalu klik Install
  1. Tunggu sampai proses Instalasi selesai dan Klik tombol Close
7                          Dan ini adalah tampilan awal dari Net Stumbler.
          

    Nah, itu dia pengertian dari software jaringan yang bernama Netstumbler ini. Semoga dapat bermanfaat..

Mengenal NetStumbler – Wireless Network Detection Tool

Tip wifi kali ini mempersembahkan tool atau software freeware Netstumbler yang amat populer di kalangan aktivis wireless, tool ini berjalan di lingkungan Windows, dengan tool ini kita bisa mendeteksi sinyal jaringan wifi yang lagi aktif, dengan mengetahui sinyal-sinyal yang aktif saat ini, kita bisa memantau besarnya interferensi di lingkungan kita berada, Netstumbler ini juga bisa menangkap sinyal wifi yang lebih jauh dari yang bisa ditangkap oleh software monitoring bawaan device wifi standard.
Umumnya tool ini dipergunakan untuk keperluan hacking, pengujian konfigurasi jaringan, survey besarnya interferensi, menemukan tempat yang sepi dari jaringan wifi, dan memposisikan ketepatan arah antena(pointing).

Kita semua tahu bahwa dengan perkembangan era WiFi (Wireless Frequency) alias nirkabel saat ini juga membuat pertumbuhan jumlah Access Point (AP) semakin banyak. Hanya saja, kalau hanya mengandalkan tool yang standar (terlebih lagi dengan tool Wireless Network Connection dari Windows) kita tidak akan mampu untuk mendeteksi AP yang mungkin sinyalnya lemah, ataupun misalnya untuk mendeteksi interference, dan juga mendeteksi serangan dari sinyal – sinyal wireless pada AP yang kita kontrol.
Salah satu tool yang mungkin bisa dikatakan salah satu yang terbaik saat ini dalam hal mengatasi kendala – kendala tersebut adalah NetStumbler yang bisa didownload disini
NetStumbler merupakan tool yang komplit yand dapat berfungsi untuk mendeteksi sinyal wireless yang berada dalam jangkauan device wireless kita, bahkan bisa menangkap sinyal yang lebih jauh dari pada yang dapat ditangkap oleh device wireless standar.
          

Pada gambar diatas kita bisa melihat bahwa ada 2 AP yang terdeteksi oleh NetStumbler dengan masing masing AP diawali dengan simbol Kunci Gembok (indikator bahwa AP tersebut memiliki system security WEP/WPA) dan dibedakan dengan warna yang menunjukkan jangkauan dari AP tersebut. Hijau berarti sinyal bagus, Kuning berarti sinyal kurang bagus, Merah berarti sinyal sangat lemah sekali. Ini dapat kita kita buktikan dengan melihat grafik dari sinyal tersebut dengan cara mengklik pada Tree Menu [Channel] untuk meng-expand sub menu, klik pada nomor channel, dan klik MAC address dari AP yang ingin kita lihat grafiknya.
          

Seperti pada contoh diatas, kita melihat bahwa ada 2 AP yang berada dalam channel yang sama yaitu channel 6 (2.437 Ghz) yang berarti bahwa kemungkinan untuk terjadi interference sangat besar. Sehingga jika kita adalah seorang Network Administrator, sangat disarankan untuk merubah channel yang kita gunakan antara channel 1 (2.413 Ghz) atau 11 (2.462 Ghz). Karena untuk koneksi nirkabel, channel 1, 6, 11 adalah channel yang paling bagus. Tetapi jika ketiga channel tersebut tidak memungkinkan, kita tetap bisa menggunakan channel lainnya.
Sangat disarankan pada saat menggunakan NetStumbler, kita sambil berjalan untuk memberikan informasi sinyal yang lebih akurat.
Sayangnya netstumbler ini bisa disalah gunakan oleh orang untuk menemukan jaringan wifi yang rentan securitynya, lalu dia bisa menggunakan sedikit upaya untuk membobolnya, jadi bisa internetan gratis nih. Oleh karena itu pergunakan langkah security yang maksimal pada akses point anda, bila akses poin anda security WEP dan WPA nya aktif, maka Netstumbler akan memunculkan gambar gembok pada sinyal wifi yang WEP atau WPA nya aktif, so jangan coba-coba meremehkan perkara.
Disamping itu Netstumbler bisa melakukan monitoring channel-channel yang dipergunakan, kekuatan sinyal wifi, menampilkan SSID yang terdeteksi. Netstumbler juga bisa disandingkan dengan perangkat GPS, alhasil kita bisa memetakan jaringan wifi yang berada pada satu tempat, ini biasanya dilakukan sambil berjalan, juga melaporkan MAC Address akses poin plus frekuensi operasinya, mencatat level noise, serta perbandingannya dengan level kekuatan sinyal.
So tip wifi kali ini memberi saran kepada anda untuk men-disable broadcast SSID anda agar jaringan wifi anda tersembunyi, tidak bisa terdeteksi lagi oleh Netstumbler atau tool lainnya yang sejenis (meskipun demikian ada beberapa tool yang mampu memonitor SSID yang sudah ter-hidden/tersembunyi), tool buatan Marius Milner ini bisa didownload gratis di www.netstumbler.com.

Semoga bermanfaat 




No comments:

Post a Comment